The Moon and The Night

Malam yang sunyi, dihadiri kumpulan bintang dan keindahan cahaya bulan.

"Siapa bulanku? Siapa malammu? Ku tak tahu apakah cahyamu yang terangi gelapku ataukah gelapku yang temani benderangmu. Ku tak bisa tentukan apakah sabitmu atau purnamamu yang memikatku."

Akan tetapi, satu hal yang pasti kutahu, malam akan tetap hadir meskipun bulan tak bersinar.

"Aku kelam bagai malam, kau menawan ibarat bulan. Tak sempurna malam tanpa bulan, tak bersinar bulan tanpa malam."

That makes ‘us’ a couple, bulanlah yang terangi malam dan malamlah yang temani bulan.

Advertisements

Leave a Reply

Fill in your details below or click an icon to log in:

WordPress.com Logo

You are commenting using your WordPress.com account. Log Out /  Change )

Google photo

You are commenting using your Google account. Log Out /  Change )

Twitter picture

You are commenting using your Twitter account. Log Out /  Change )

Facebook photo

You are commenting using your Facebook account. Log Out /  Change )

Connecting to %s